Jumat, 04 Desember 2015

Selalu Ingat Allah

Kemana kaki akan melangkah, selalu ingat Allah. 

Banyaknya manusia yang lupa kepada Allah. Ketika hujan akan turun, tidak ada manusia yang dapat membendungnya, begitu juga ketika musim asap di Indonesia, tidak ada satupun manusia yang dapat mendatangkan hujan tersebut. 

Mengapa harus sombong dan melupakan Nya? 

Malaikat bertanya kepada semut, siapakah yang mengajarkan kalian untuk menggali, mereka menyebutnya dengan lantang, yaitu Allah. Ketika malaikat mengatakan kepada lebah, darimana datangnya madu yang kau buat, lebah pun menjawab dengan lantangnya, Allah. Begitulah semut dan lebah, semakin mereka pandai, semakin mereka berguna bagi semua, mereka tetap ingat kepada penciptanya.

Manusia selalu disibukkan dengan kesibukan jabatannya. Berbagai cara dilakukan agar mendapatkan jabatan yang diinginkan. Menguasai apa saja untuk kesenangan dunia. Sobat, jabatan apapun itu tidak dapat mendekatkan diri kalian kepada Allah. Lihat, bagaimana firaun berkuasa dan mengakui kalau ia tuhan pun tidak dapat dekat kepada Allah. Mereka yang beriman dan bertaqwa lah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Merasakan ketenangan dunia dan akhirat dalam dirinya. Semua mengatakan kesuksesan itu tergantung dari jabatannya. Jawabannya tidak, mengapa? Kalaupun kita punya jabatan tetapi kita d neraka. Itu bukan lah kesuksesan kepadanya.

Islam itu indah, dari tidur hingga tidur lagi telah d atur oleh islam. Semua telah diatur berdasarkan Al-quran. Semua yang diatur untuk kebaikan seluruh umat islam. Bersyukurlah bagi sobat semua yang masih ingat kepada Nya dan masih "diingatkan" oleh Nya. Sungguh malang sobat, jauh dari Allah adalah musibah diatas semua musibah.

Allah mencintai orang orang yang bertaubat. Allah selalu memberikan kesempatan bagi umatnya. Orang yang beriman di jalan Allah, berjihad di jalan Allah itu dicintai oleh Allah. Dulu bermaksiat, sekarang menjadi sering untuk ke mesjid. Yang dulunya berjudi, sekarang menjadi rajin untuk membaca Al quran. Allah suka umatnya belajar dan menjadi baik. Manusia itu pada dasarnya selalu belajar. Dan mereka pun telah belajar untuk menjadi yang baik.

Ketika permasalahan datang kepada kita, ingatlah kepada Nya. Ketika datang masalah, bertanda bahwa Allah masih sayang kepada kita dan ingin kita kembali kepadanya. Pada intinya kita banyak mendapatkan permasalahan karna kita memang jauh dari Nya.
Islam bukan agama yang miskin. Tidak perlu menjadi pemimpin, menguasai pasar dll. Tetapi itu semua menghalangi kita untuk mengingat Nya dan beribadah kepada Nya.
Banyak orang yang berlomba lomba menjadi kaya. Mengacuhkan orang miskin. Padahal, rezeki mereka, terdapat rezeki orang miskin itu.

Ingat wahai sobat, kebaikan membalaskan kebaikan. Kejahatan dibalaskan dengan kejahatan

0 komentar:

Posting Komentar